Nama Produk/Jasa: Telkom Speedy
Isi Keluhan:
SAYA adalah pelanggan Telkom Speedy mulai Agustus 2008 lalu, dan melakukan migrasi dari paket unlimited offfice ke paket time base (50 jam) per 13 Maret lalu. Hal yang membuat saya kecewa, pihak Telkom tidak menjelaskan bahwa penghitungan waktu paket time base bukan dari lamanya pemakaian, melainkan dari hidup-matinya modem. Karena hal tersebut, limit time base yang diberikan melampaui batas yang ditentukan.
Selasa 6 April kemarin saya komplain ke Telkom tentang tagihan yang tidak sesuai dengan perkiraan saya. Jika menurut penghitungan bahwa migrasi 12 hari unlimited dan 19 hari time base, seharusnya saya hanya membayar sekitar Rp 475.000. Namun, saat saya check bill lewat ATM (karena tagihan dari Telkom belum dikirim) tagihan saya adalah Rp 1.156.000.
Saat datang ke Plaza Telkom Kendangsari, saya dilayani Saudari Mega di meja 2. Yang membuat saya benar-benar kecewa adalah jawaban Saudari Mega bahwa saya tetap membayar tarif time base atau migrasi ke limited 1G. Padahal, menurut data yang ada di Telkom, kedua paket tersebut sama-sama telah melampui limit yang telah ditetapkan. Tapi, saya menolak dengan alasan hal itu terjadi karena tidak adanya penjelasan dari pihak Telkom tentang penghitungan jumlah jam adalah dari hidup-matinya modem.
Customer service yang mestinya membantu, malah seolah-olah tidak peduli. Akhirnya CS meminta waktu untuk bertanya ke kantor dalam. Setelah itu, dia menyampaikan jawaban bahwa saya didispensasi dan migrasi saya dibatalkan dalam arti saya harus membayar paket unlimited Rp 828.000. Artinya, jumlah itu 2 x lebih besar daripada kewajiban saya seharusnya. Karena saya tidak mau, akhirnya saya disuruh mengajukan surat komplain. Setelah itu saya menanyakan tagihan saya selama 6 hari pada April yang telah berjalan. Saudari Mega mengatakan bahwa pemakaian April 61 jam yang artinya 11 jam over-limit. Untuk tagihan April dia tidak bisa membantu dan mengatakan hal yang membuat saya jengkel pula. “Ya, kalau Mbak tidak mau limitnya membengkak lagi, ya jangan pakai internetnya sampai akhir bulan”. Padahal, saya berlangganan speedy karena saya membutuhkan koneksi internet untuk pekerjaan saya.
Lalu saya minta dibantu untuk pemrosesan tagihan April karena hal ini terjadi juga bukan kemauan saya. Jawaban terakhir yang bikin hati saya panas adalah, “Begini lho Mbak, ini juga saya bantu sebisanya. Juga saya bantu untuk surat komplain. Ya, segini saja bisanya saya bantu. Tapi, mbaknya minta lebih terus”. Apa seperti itu cara customer service Telkom memperlakukan customer yang tidak puas dengan jawaban yang ada? Bagaimana pertanggungjawaban Telkom tentang kesalahan yang dilakukan CS yang tidak memberikan info tepat kepada pelanggan?
Kontak:
RENALITA, Ketintang telp 70446555
Sebagaimana disampaikan di harian Jawa Pos
Internet
Komentar Terbaru