Klik di sini untuk mengirim testimoni
 

Arsip

Arsip dari kategori ‘Bank & Kartu Kredit’

Teror Telepon dari HSBC

25 January 2010

Nama Produk/Jasa: Kartu Kredit HSBC

Isi Keluhan:

Saya adalah pemegang kartu kredit HSBC dengan nomor 5184 9401 0401 2236. Selama 1 bulan terakhir ini saya merasa diteror dengan telepon penagihan pembayaran dari agen penagihan HSBC. Setiap hari, termasuk hari libur, saya selalu diteror 3-5 kali untuk menanyakan apakah saya sudah membayar tagihan saya.

Menurut pihak HSBC tagihan yang ditagihkan adalah untuk pembayaran iuran tahunan kartu kredit dan iuran tahunan memberships salah satu hotel di Jogja. Padahal saya sudah lama meminta agar kartu HSBC saya ditutup, sehingga saya keberatan jika harus membayar iuran tahunan lagi. Dan mengenai transaksi yang dilakukan salah satu hotel di Jogja, transaksi tersebut dilakukan secara auto debet dan belum atas persetujuan saya. Hal tersebut dilakukan atas inisiatif pihak hotel karena pada tahun lalu mungkin saya membayarkan iuran tahunan memberships saya dengan kartu kredit HSBC saya

Kedua hal tersebut sudah berkali-kali saya jelaskan ke setiap agen yang menelpon, antara lain pada Sdr.Febian pada tanggal 14 Des 2009 sekitar pukul 18.00, Sdr.Oky pada 21 Des 2009 sekitar pukul 11.00 dan Sdri.Dahlia pada 24 Des 2009 sekitar pukul 14.00. Selain melalui agen yang menelpon, kedua hal diatas juga sudah berkali-kali saya sampaikan lewat email creditcards@hscb.co.id
Namun keluhan-keluhan saya tersebut sepertinya sama sekali tidak ditanggapi. Selama satu bulan ini saya diganggu dan diteror telepon untuk menagihkan transaksi yang tidak pernah saya lakukan tersebut.

Dan yang paling mengesalkan pada tanggal 22 Januari 2010, pukul 08.19, salah seorang agen HSBC (perempuan), menelpon saya dan menyampaikan kata-kata yang sangat kurang ajar, yaitu: “Woi maling, bayar tagihan lo!”. Saya sangat tersinggung dengan hal ini dan meminta managemen HSBC dan agen yang bersangkutan untuk meminta maaf kepada saya.

Saya juga meminta agar pihak HSBC untuk segera menyelesaikan proses dispute pemakaian saya, dan sementara proses tersebut dijalankan saya minta tidak ada lagi agen HSBC yang ‘menteror’ saya dengan panggilan-panggilan tagihan lagi. Form dispute form sudah saya kirimkan sejak tanggal 29 Desember tahun lalu, dan saya yakin dispute form tersebut sudah diterima oleh pihak HSBC karena saya sudah pernah menerima panggilan verifikasi dari salah satu officer HSBC dengan menggunakan nomor panggilan short-code (6 digit). Terus terang saya cukup heran, kenapa perusahaan sekelas HSBC tidak punya sistem komunikasi internal yang memadai. Seharusnya customer yang dispute tagihan sedang dalam proses investigasi tidak diteror untuk diminta melakukan pembayaran.

Saya mencoba menggunakan forum ini karena merasa kesulitan untuk menyampaikan keluhan agar didengar oleh pihak yang berkompeten di HSBC. Saya sudah mencoba menyampaikan keluhan via email dan telpon. Tetapi email-email selalu dibalas dengan auto-response yang isinya meminta saya untuk menyampaikan keluhan via telpon. Dan setiap mencoba menyampaikan keluhan via telepon ke 021-52914722 selalu menemui IVR yang berbelit-belit, dan setiap mencoba short-cut dengan memilih menu ‘kartu hilang’ selalu dikembalikan lagi ke menu utama IVR oleh agen yang menerima.

Saya harap ada pihak yang berkompeten di manajemen HSBC yang bisa membaca keluhan ini.

Demikian dan terima kasih.

Kontak:

Muhammad Rico Ferajab
Jl Pesanggerahan No. 39 Ciputat 15412
0811xx9977
mr_ferajab@yahoo.com

Tingkat Kepuasan: Sangat kecewa

Bank & Kartu Kredit

Pulsa Habis Karena Ingin Mengecek Saldo dengan SMS Banking Mandiri

23 November 2009

Nama Produk/Jasa: SMS Banking Mandiri

Isi Keluhan:

Pada hari Senin, 23 November 2009, jam 20:45, saya menggunakan layanan
m-banking untuk melihat saldo tabungan mandiri saya. Saya mengetikkan
perintah untuk pengecekkan saldo dan mengirimkannya ke nomor sms banking
mandiri 3355. Setelah itu ada sms notifikasi balasan dari sms banking
mandiri untuk memasukkan nomor sandi. Sepertinya saya salah memasukkan
nomor sandi sehingga sms balasan berikutnya dari sms banking mandiri yaitu
“Transaksi ditolak. Transaksi tidak dapat diproses. No. Ref:998-998″.
Kemudian yang ada di pikiran saya adalah “Oh, gagal, ya sudah, besok saja
cek di atm”. Namun, berikutnya muncul lagi sms notifikasi dengan kalimat
yang sama bahwa transaksi ditolak. Beberapa menit kemudian muncul lagi,
muncul lagi, & muncul terus-terusan.(fyi, tarif sms notifikasi Rp.500/sms).
SMS yang menyatakan bahwa transaksi ditolak muncul terus sampai pulsa saya
habis (Rp.140), sehingga tidak mencukupi untuk biaya sms banking. Sebelum
saya menggunakan SMS banking tersebut, pulsa saya sebesar Rp.18140. Berarti
pengurangan pulsa yang terjadi adalah sebesar 18 ribu rupiah (36 kali sms
notifikasi dengan kalimat yang sama yang menyatakan bahwa transaksi cek
saldo ditolak).

Kontak:

Hanifa Akrom
Telp: 085692723282
email: sir_akrom_23@yahoo.com

Tingkat Kepuasan: Sangat kecewa

Bank & Kartu Kredit

Penipuan UOB Berkedok Annual Fee

1 October 2009

Nama Produk/Jasa: UOB Credit Card

Isi Keluhan:

SAYA pemegang kartu kredit Gold UOB Buana dengan nomor kartu 4027-3620-XXXX-XXXX. Dikarenakan memang sudah banyak yang bermasalah dengan annual fee UOB baik dari rekan kantor maupun surat pembaca.
Saya bermaksud untuk menutup kartu tersebut sebelum menjadi korban penipuan berikutnya, kebetulan tagihan terakhir yang saya terima pada tanggal 25/09/2009 belum tercantum annual fee. sehingga pada tanggal 28/09/2009,
saya menghubungi UOB Buana untuk menutup kartu

Pihak UOB saat itu meminta untuk melunaskan sisa tagihan materai sebesar Rp 3000,- dan hari itu juga saya melakukan pembayaran melalui E-Banking Mandiri sebesar Rp 8000 hal ini saya lakukan supaya saldo transaksi UOB benar-benar 0, dikarenakan proses memakan 3 hari kerja, saya kembali menghubungi UOB pada 01-10-2009 dan diterima oleh bapak Bowo, menurut beliau kartu tidak dapat ditutup karena secara sistem sudah tercetak annual fee sebesar Rp 350,000 padahal tagihan belum dikirim dan tentunya saya belum menerima kartu tagihan yang biasa dikirim setiap bulan.
Adapun Pk. Bowo menawarkan beberapa program yang diberikan untuk pembebasan annual fee seperti:
Pembelanjaan sebesar Rp. 5,000,000 dengan kartu kredit UOB
Atau dihapus dari point reward
Tentu saja saya keberatan, ternyata memang sudah ada unsur kesengajaan dari UOB untuk menjebak nasabah2nya walaupun sudah saya wanti-wanti dari awal.
Bayangkan saja dalam sehari ada 100 orang yang menjadi korban,,wah benar-benar bisnis penipuan yang menguntungkan.!!!
untuk catatan, saya tidak pernah ada masalah perbankan dengan bank manapun
saya juga pemegang kartu kredit Mega, Mandiri, BCA, HSBC dan semuanya baik-baik saja.

Saya hanya menjawab Kartu sudah saya gunting menjadi dua, terserah bank UOB. Intinya saya tidak akan membayar sepersen pun dari annual fee yang memang bukan menjadi tanggung jawab saya.
Dan saya tidak ingin lagi mendengar lagi kata UOB dalam hidup saya!!!

Salam
Hartawan

Kontak:

rageheart_22@yahoo.com

Tingkat Kepuasan: Sangat kecewa

Bank & Kartu Kredit

SMS Banking Mandiri merugikan bisnisku

26 June 2009

Nama Produk/Jasa: SMS BANKING MANDIRI

Isi Keluhan:

Dengan hormat,

Surat ini kutujukan buat manajemen bank Mandiri yang SUNGGUH TEGAH MENELANTARKAN saya mulai dari tanggal 13 Juni 2009 hingga entah kapan, hanya karena masalah SMS Banking Mandiri yang tidak bisa saya fungsikan hingga akhirnya saya tidak bisa menjalankan bisnis sampingan saya.

Kasus yang saya alami adalah sms banking Mandiri tsb tidak bisa difungsikan sama sekali dengan perintah sms apapun. Jawaban dari 3355 kadang bisa di reply tapi kadang tidak bisa direply sama sekali padahal sms tersebut sukses terkirim (delivered). Kekesalan saya semakin meningkat hingga berbuntut menjadi KESAL, JENGKEL, KECEWA dan RASA BENCI karena saya berjuang sendiri untuk terus menerus KOMPLAIN SECARA AKTIF mulai dari menghubungi 14000, komplain ke pihak XL dan kantor cabang Mandiri TENGGARONG. Hasilnya sungguh diluar dugaan, BUKAN SOLUSI tapi jawaban manis dari pihak CS yang taunya cuma mencatat ulang setiap komplain saya,janji manis hingga saya DIBOHONGI dengan cara TIDAK DITELPON BALIK padahal saya katanya akan dibantu melalui no telp yang saya titipkan.

Kronologis adalah sebagai berikut :
1) Mula-mula saya kontak 14000 tapi pihak CS bilang itu mungkin kepadatan jaringan dan mungkin juga masalahnya jaringan XL yang TIDAK BAIK.

2)Saya komplain ke pihak XL ternyata setelah di biarkan dan selama 1 minggu TIDAK ADA MASALAH, OK.

3) Saya kemudian komplain ke kantor cabang Mandiri Tenggarong. Pihak bank kemudian mereset sms banking saya dan PIN saya diganti. Setelah menunggu 2 hari saya menerima PIN baru dari 3355, tapi untuk transaksi disarankan mengganti PIN yang baru diterima tsb. Kekecawaan saya nyaris hilang, tapi alangkah kagetnya saya ternyata dari 3355 NO RESPONSE SAMA SEKALI padahal sms selalu terkirim. Saya komplain ke kantor cabang lagi, tapi karena sibuk mereka minta no telp saya agar bisa dihubungi. Semula saya senang karena sepertinya ada kepedulian kepada saya, tapi hingga esok hari……..TERNYATA CUMA JANJI MANIS, TERNYATA CS MANDIRI ADALAH PENDUSTA BESAR. Saya tidak di telp sama sekali.

4) Dengan rasa KESAL DAN RASA BENCI, tanggal 24 Juni 2009 saya tetap berusaha sms ke 3355 untuk selalu mencoba. Karena masih NO RESPONSE saya ulang lagi malam hari, dan CS PUSAT 14000 memberi solusi supaya PIN saya diganti lagi tunggu hingga 2 hari.Saya marah dan menolak karena PIN saya baru saja diganti, kok mau diganti lagi. Saya minta agar bank mandiri proaktif menghubungi saya karena sudah banyak pulsa telp dan sms saya yang terbuang percuma TANPA HASIL.

5) Tanggal 25 Juni barulah saya dihubungi pihak CS wanita mencoba mencarikan solusi karena saya marah banget. Pihak CS meminta saya untuk mendaftar ulang ke ATM, tapi saya menolak karena itu juga sudah dilakukan langsung oleh kantor cabang Mandiri dengan menghapus data2 sms saya yang lama tapi juga TANPA HASIL. Akhirnya saya dijanji akan dihubungi lagi jam 12.00 WIB manakala saya belum bisa transaksi. Ternyata setelah mencoba masih gagal juga, ternyata hingga lewat jam 12.00 WIB saya tidak ditelpon bank Mandiri Pusat, lagi lagi SAYA DIBOHONGI.

6)Tanggal 25 Juni sore sekitar jam 17.00 WIT saya komplain lagi ke 14000, pihak CS bilang PIN saya terprotek karena 3 kali entry ada kesalahan. Saya heran kok bisa salah, padahal PIN tsb dari 3355 (saya cuma copy bukan ketik). CS berencana mengganti PIN saya tapi butuh 3 hari. ASTAGA…… Jam 18.00 barulah pihak cabang Mandiri Tenggarong yang pernah MENDUSTAI SAYA menelpon saya berusaha menolong tapi belum ada hubungan dengan pusat. ANEH…… SATU PRODUCT TAPI TIDAK ADA KOORDINASI.eNTAH kapan masalah ini akan selesai di tangan bank “mandiri”, yang sudah 2 minggu membuat saya TIDAK MANDIRI tapi “mandiri” menyelesaikan masalah saya sendiri.

KESAL, KAPOK, BENCI dan MENYESAL JADI NASABAH MANDIRI…..cuma itu yang bisa kutuliskan untuk curhat dengan para pembaca dan calon nasabah agar jangan menjadi KORBAN seperti saya.

Saya harap pimpinan pusat dan seluruh manajemen bank Mandiri terbuka mata dan hatinya untuk TULUS melayani konsumen, jangan hanya RAMAH SAAT MENJEMPUT DUIT, tapi TIDAK RAMAH saat KONSUMEN KESULITAN. Tidak malukah anda semua pegawai bank terbesar di tanah air dengan slogan bank mandiri : TERDEPAN, TERPERCAYA, TUMBUH BERSAMA ANDA? Tidak sakitkah hati anda jika seandainya nasib anda seperti saya?

Terima kasih atas tanggapannya, mohon maaf bila ada pihak-pihak yang merasa tersinggung atas fakta yang saya alami.

Hormat saya,

AGUSTINUS ST
Jl. Imam Bonjol 9 Tenggarong
Account : 1480004883446
No. HP : 08195077805

Saran saya :
1) mohon masalah saya yang juga merupakan tantangan bagi SDM bank Mandiri untuk menyelesaikan secepatnya
2) mohon agar setiap CS ditingkatkan SDM-nya agar cepat tanggap atas komplain yang sama TANPA PERLU mendata ulang konsumen untuk menghemat waktu dan pulsa untuk telpon
3) sebaiknya moralitas CS dan pegawai terkait ditingkatkan agar jangan sampai sering MENDUSTAI KONSUMEN untuk mengalihkan tugasnya.

Kontak:

agust1868@gmail.com

Bank & Kartu Kredit

Kartu Ditutup, Tagihan Datang Terus

14 May 2009

Nama Produk/Jasa: ABN AMRO

Isi Keluhan:

PADA 17 April 2009, surat pembaca saya tentang tagihan RBS yang sudah saya lunasi dimuat di Metropolis Watch Jawa Pos. Tetapi, bulan ini muncul lagi tagihan baru sebesar Rp 1.237.617. Karena itu, terpaksa saya masukkan lagi ke Metropolis Watch untuk koreksi pihak RBS/ABN AMRO BANK. Pada 10/10/2008, saya menelpon customer service ABN AMRO Jakarta (sekarang RBS) untuk menutup account credit card atas nama saya, no 5120 2122 6378 3461, karena saya sudah punya beberapa yang lain (HSBC, Citibank, GE, BCA, Permata) dan tidak ingin melanjutkan.

Saya disarankan menghubungi Valdo Surabaya untuk penutupan rekening tersebut. Kemudian, saya menghubungi Sdr Luki (Valdo) pada 10/10/2008 pukul 14.00 untuk proses penutupan. Sebelumnya, saya sudah melunasi tagihan saya pada 8/9/2008.

Tapi, bulan-bulan berikutnya billing statement baru tetap dikirim. Lucunya, saya ditagih iuran tahunan untuk credit card baru yang saya tidak minta dan tidak pernah menerima. Saya fakskan billing statement tersebut kepada Sdr Luki. Lalu, Sdr Luki cek di file-nya, memang tagihan sudah nol (lunas). Dia meminta saya mengabaikan billing tersebut karena menurut dia sampai 3 bulan ABN AMRO masih akan mengirim billing statement, lalu dihentikan.

Ternyata, setelah 3 bulan lebih, billing masih datang sampai sekarang dan tambah membengkak. Pada 9 Februari 2009, saya menghubungi Sdr Luki. Karena Sdr Luki tidak ada, di-handle Sdr Pogo pukul 09.16. Sdr Pogo (Valdo) cek ulang dan memang seharusnya tak ada tagihan karena semua sudah lunas (nol). Dia tegaskan akan instruksikan billing agar distop bulan-bulan berikutnya. Ternyata, tiap bulan billing statement datang terus.

Pada 1 Mei ini, billing statement datang lagi dan jumlahnya membengkak Rp 1.237.617. Tolong RBS klarifikasi masalah billing ini. Sebab, itu sangat mengganggu saya.

Kontak:

JUNUS, Surabaya, Pemegang Credit Card No 5120 2122 6378 3461 (sudah expired)

Sebagaimana disampaikan di harian Jawa Pos

Bank & Kartu Kredit